Apa yang dimaksud dengan Agile, Agile Software Development dan Benefit-nya bagi Perusahaan ?

Agile adalah sebuah pola pikir (mindset) atau cara kita berpikir (the way of think) berdasarkan value dan prinsipal pada Agile Manifesto, yang kemudian menjadi pondasi dalam kita membuat setiap keputusan.

Apa sih Agile? Apa yang dimaksud dengan Agile?

Jika berbicara definisi Agile, banyak sekali definisi di luaran sana yang mengaburkan makna sesungguhnya dari Agile, ini karena setiap orang coba mendefinisikan Agile menurut interpretasi dan keinginannya saja. Pada artikel kali ini, saya coba menempatkan Agile secara definitif dan singkat agar kita dapat memahaminya sesuai porsi dengan pemaparan yang mudah dimengerti.

Secara singkat, agile sesuai kamus merupakan kata sifat (adjective) yang artinya able to move quickly and easily (bisa bergerak dengan cepat dan mudah-tangkas/gesit).

Sedangkan Agile yang akhir-akhir ini banyak di bicarakan adalah “Agile” (huruf “A” kapital) yang merupakan sekumpulan set nilai dan prinsip berdasarkan “Agile Manifesto” di tahun 2001.

Lihat video singkat yang menarik berikut dari Mark Sheed

 

Agile is A collection of Values and Principles”,

it’s really utility is in giving people a common foundation for making decisions about the best way to develop software.

Sehingga lebih tepat jika kita sebutkan bahwa Agile adalah sebuah pola pikir (mindset) atau cara kita berpikir (the way of think) berdasarkan 4 value dan 12 prinsipal pada Agile Manifesto, yang kemudian menjadi pondasi dalam kita membuat setiap keputusan.

Ketika Anda memiliki tim yang mengikuti Agile, mereka akan membuat ratusan keputusan setiap minggu dengan cara yang sesuai 4 value dan 12 prinsip pada Agile manifesto. Itulah artinya menjadi Agile.

Proses pengambilan keputusan menjadi penting. Dimana Anda tidak dapat berpikir pendek mengambil jalan pintas dengan hanya meng-copy paste keputusan yang telah dibuat oleh tim lain atau hanya dengan membabi buta melakukan apa yang tim lain putuskan untuk lakukan.

Tim lain dapat membuat keputusan berdasarkan prinsip dan nilai Agile dan berakhir dengan cara tertentu dalam melakukan pekerjaan mereka. Sehingga mencoba meniru tindakan dan praktik tim lain jelas tidak akan membuat tim Anda agile.

Lebih jauh, dengan value dan prinsip dari Agile Manifesto kita dapat menerapkannya dalam pengembangan perangkat lunak (software development). Dimana bisa kita simpulkan bahwa dalam pengembangan perangkat lunak, Agile adalah cara yang ringan dan adaptif untuk memberikan nilai (value) dengan cepat kepada bisnis.

Nilai atau VALUE dikirimkan melalui:

  • Perencanaan adaptif (adaptif planning)
  • Kolaborasi (collaboration)
  • Fleksibel dan cepat merespon perubahan (flexible and quickly responding to change)
  • Perbaikan terus menerus (continuous improvement)
  • Penghantaran cepat dan berkesinambungan (Early and continue delivery)
  • Pengembangan berkala dan berkelanjutan (iteratif dan incrementally development)

Dengan tim yang bersifat swakelola (self-organizing), lintas fungsi (cross functional) dan multi-disciplinary.

Dengan kita mengadopsi pendekatan Agile, manfaat atau benefit apa yang bisa dirasakan oleh Perusahaan atau organisasi? Berikut beberapa manfaat Agile bagi perusahaan.

  1. Agile Projects tebukti 3x lebih sukses dibandingkan Pengembangan tradisional (waterfall). Lihat survey version one berikut
  2. Agile mengurangi risiko dengan early and frequent releases. Baca article ini
  3. Agile mampu merespon perubahan untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dan nilai bisnis yang dibutuhkan.
  4. Agile memungkinkan Definisi Selesai (Definition of Done) dengan mengintegrasikan kemajuan teknologi terbaru untuk mengatasi lingkungan operasional yang semakin kompleks untuk memungkinkan mereka mengikuti perubahan cepat dalam dunia Teknologi Informasi.
  5. Pemangku kepentingan dan Tim akan memiliki engagement yang baik (High Stakeholder and Team engagement)
  6. Biaya, Schedule dan Penghantaran yang bisa diprediksi (Predictable cost, schedule and delivery)
  7. Transparansi
  8. Responsif terhadap perubahan prioritas (Responsive to changing priorities)
  9. Mempercepat waktu launching produk (Improved speed-to-market)
  10. Fokus pada pelanggan dan nilai bisnis (Focus on users and business value)
  11. Meningkatkan kualitas dari produk (Improved quality)
  12. Meningkatkan moral tim (Improved team morale)

Setelah mengetahui defenisi dari Agile dan benefitnya, kita sampai pada beberapa pertanyaan lanjutan,seperti: bagaimana saya bisa mengadopsi pendekatan Agile bagi perusahaan saya?, bagaimana saya bisa memaksimalkan benefit dari Agile? Darimana saya bisa mulai untuk organisasi saya? Dan berbagai pertanyaan lainnya.

Karenanya peran pihak luar yang sudah terlebih dahulu memahami dan mengimplementasikan Agile diperlukan, untuk membantu menjawab dan mempercepat adopsi Agile bagi perusahaan. Kami, Agile Academy Indonesia mungkin bisa menjadi solusi bagi perusahaan Anda untuk membantu journey menuju Agility Bisnis, dengan memaksimalkan potensi diri dari people dan organisasi Anda untuk menemukan jalan Agile-nya sendiri 🙂

Demikian artikel kali ini mengenai Agile, smoga bermanfaat dan bisa menjadi masukan untuk mengembalikan Agile sesuai dengan defenisi dan porsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *